Eksplorasi Wisata Pulau Waigeo di Kepulauan Raja Ampat

Kepulauan Raja Ampat

Pulau Waigeo merupakan satu diantara empat pulau terbesar di gugusan kepulauan Raja Ampat. Pulau yang berjarak 65 km dari pulau Papua ini merupakan tempat dimana ibukota Raja Ampat, kota Waisai berada.  Saat Anda mengunjungi kawasan pulau Raja Ampat, pulau yang berada diantara pulau Papua dan pulau Halmahera ini wajib untuk Anda kunjungi.

 

Memulai Jelajah Wisata di Pulau Waigeo

Dari bandara tempat Anda berada, Anda harus menentukan tujuan ke bandara di kota Sorong terlebih dahulu. Dari bandara, Anda perlu menggunakan taksi untuk mencapai dermaga agar Anda bisa menggunakan transportasi kapal. Perjalanan menggunakan kapal akan memakan waktu sekitar 2-3 jam.

Bagi Anda yang tidak ingin repot, Anda bisa menggunakan jasa penyewaan speedboat atau long boat yang lebih ekslusif dan cepat. Tidak seperti kapal umum yang hanya melayani penyeberangan setiap pukul 14.00 WIT, speedboat atau longboat lebih fleksibel untuk masalah penjemputan. Karena itulah, biaya untuk fasilitas ini juga tidak murah.

Setibanya di kota Waisai, Anda bisa memulai perjalanan wisata Anda. Anda bisa melakukan aktivitas menyelam di spot-spot penyelaman sekitar pulau. Untuk melakukan aktivitas wisata ini, Anda perlu menyewa alat-alat selam dengan biaya mulai dari Rp 750.000 per set. Set alat untuk menyelam hingga dasar laut yang lebih bagus bisa Anda sewa dengan harga sekitar Rp 750.000. Dengan itu, Anda bisa puas menjelajahi kawasan bawah laut yang kaya dengan berbagai biota lautnya. Apabila Anda hanya ingin melakukan snorkeling, Anda bisa menyewa alat dengan uang Rp 150.000.

  1. Destinasi wisata di Waigeo bagian selatan

Spot penyelaman yang Anda kunjungi di bagian barat maupun selatan pulau Waigeo memiliki karakteristik tersendiri. Saat Anda mengunjungi bagian selatan dari pulau ini, tepatnya di teluk Kabui, fasilitas untuk menyelam dan melihat pulau karst telah menunggu Anda. Anda juga dapat melihat kawanan ikan pari (manta) di Arborek.

Di kawasan selatan pulau, Anda juga dapat melihat goa tengkorak serta mengunjungi Kali Raja, yaitu sebuah situs Raja Ampat yang sarat sejarah. Sementara itu, di Sawinggrai dan Yenwaupnor, Anda dapat melihat spesies burung yang hanya ada di tempat ini. Untuk pecinta seni, Anda bisa melihat hasil karya anyaman yang dibuat penduduk Arborek dan menyaksikan tari Salau di Saonek.

Saat menginap di resort, Anda bisa mencicipi kuliner khas yang disajikan. Anda juga bisa mengistirahatkan diri dengan bersantai di sekitar pantai berpasir putih yang semilir dengan pepohonan hijaunya setelah lelah menyelam. Apabila Anda ingin berjemur atau berenang di sekitar pantai, Anda perlu melapisi kulit Anda dengan lotion tabir surya agar kulit lebih terlindungi. Selain itu, jangan lupa untuk menggunakan alas kaki agar kaki tidak terluka saat menginjak binatang pantai yang tajam seperti bulu babi, dan sebagainya.

  1. Destinasi wisata di Waigeo bagian barat

Lokasi penyelaman di bagian barat pulau Waigeo tepatnya berada di Selpele dan Wayag. Khususnya di  Wayag, pengunjung dapat menyaksikan langsung keindahan dari panorama pulau karst. Itulah mengapa banyak wisatawan mancanegara  dan domestik yang menyempatkan diri ke tempat ini untuk mengabadikan keindahan tersebut.

  1. Destinasi wisata di Waigeo Utara

Di bagian utara pulau, Anda dapat mengunjungi goa-goa yang menjadi saksi bisu perang dunia II. Anda juga dapat menikmati keindahan bawah laut yang beraneka ragam. Jika beruntung, Anda dapat menyaksikan kesenian suling tambur yang hanya ditampilkan pada acara khusus seperti hari kemerdekaan RI 17 Agustus, perayaan agama, kunjungan tokoh penting, dan sebagainya. Pada peringatan hari besar tersebut, semua orang yang ahli bermain tambur dipertandingkan. Para penduduk lokal juga menampilkan atraksi dan tarian tradisional.

  1. Destinasi wisata di Wageo Timur

Di bagian timur pulau Wageo, tepatnya di Kampung Urbinasopen dan Yesner, Anda dapat menyaksikan tari-tarian serta pertunjukan suling tambur. Jika Anda datang pada akhir tahun, maka Anda beruntung karena pada saat itu, Anda dapat melihat fenomena alam unik di dekat kawasan ini. Fenomena tersebut oleh penduduk setempat dinamakan “Hantu Laut” karena berupa cahaya yang tiba-tiba muncul dari laut, berputar di permukaan selama 10-18 menit, kemudian menghilang kembali.

Agar setiap momen berwisata dapat diabadikan dengan kamera sepuas Anda, jangan lupa untuk membawa baterai cadangan. Anda juga tidak boleh lupa membawa peralatan khusus yang mungkin dibutuhkan suatu waktu seperti p3k, dan sebagainya. Dengan begitu, Anda tidak perlu kelabakan mencari apotek saat terluka, masuk angin, dan lainnya. Selamat memulai petualangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *